
Upaya Mempertahankan Kesuburan: Pentingnya Fertility Preservation untuk Masa Depan – Istilah fertility preservation masih asing di beberapa masyarakat tetapi di dalam dunia medis hal ini udah berjalan dan dimanfaatkan bagi yang dambakan miliki anak di era mendatang.
Baca juga : 4 Artis Ini Tetap Awet Muda Banget Walau Anaknya Sudah Dewasa
Fertility preservation adalah sebuah usaha seseorang untuk mempertahankan kesuburan sehingga bisa miliki anak di sementara yang udah siap atau di butuhkan. Biasanya prosedur ini di lakukan pada orang yang akan merintis perawatan medis yang bisa membawa dampak infertilitas seandainya pasien kanker yang mesti menjalani kemoterapi seperti di sampaikan dokter spesialis obstetri dan ginekologi Eka Hospital Grand Family, Victor Prana Andika Santawi. “Umumnya tindakan ini di lakukan pada pasien kanker yang akan lakukan kemo,” kata Victor di dalam temu sarana pekan selanjutnya di Jakarta Selatan.
Untuk di ketahui, pada beberapa kemoterapi tersedia yang aman bagi kandungan. Namun, pada beberapa zat terapi pada kemoterapi bisa menembus sel barrier plasenta ke di dalam janin, supaya di khawatirkan bisa membahayakan bayi di dalam kandungan.
Bisa Juga Dilakukan Pasangan yang Ingin Tunda Miliki Anak
Namun, Victor mengungkapkan sebetulnya tindakan fertility preservation ini termasuk bisa di lakukan pasangan yang udah menikah tetapi miliki pertimbangan miliki anak sementara kondisi udah matang. Maka bisa di lakukan tindakan embryo freezing atau pembekuan embrio. Selain itu, pada perempuan yang belum miliki pasangan tetapi dambakan miliki anak sementara udah bertemu pria yang pas maka bisa termasuk menjalani fertility preservation. Sehingga akan di ambil sel telur yang berkwalitas yang lantas di bekukan. “Namun, umumnya yang tetap single tidak lakukan ini, umumnya sebetulnya di lakukan pada pasien kanker,” lanjut Victor kepada rekan-rekan media.
Persiapan Fertility Preservation
Bagi wanita maupun pasangan yang akan melakukan fertility preservation maka mesti merintis style hidup sehat supaya sel telur dan atau sperma sehat. “Secara umum perlu untuk merintis style hidup sehat, di mana makan bersama dengan gizi seimbang, merawat berat badan, beristirahat yang cukup,” kata Victor. Lalu, pada tahap setelah itu dokter akan lakukan persiapan fertility preservation baik itu untuk mengambil sel telur pasien maupun sistem embrio.
Mengenal Pembekuan Sel Telur dan Embrio
Seperti udah di sampaikan di atas di singgung mengenai pembekuan sel telur dan embrio supaya bisa di pakai seandainya udah tiba saatnya. Lalu, apa itu pembekuan sel telur dan embrio?
- Pembekuan sel telur (eggs freezing): ini adalah suatu tindakan di mana perempuan meraih perawanan bersama dengan hormon yang merangsang memproses sel telur di ovarium. Bila udah sampai waktunya dokter akan mengambil sel telur, membekukan dan menyimpannya.
- Pembekuan embrio (embryo freezing): merupakan sebuah prosedur yang sangat mungkin untuk menghentikan pertumbuhan sel-sel embrio lewat prosedur pembekuan. Embrio adalah hasil berasal dari sistem pembuahan pada sperma dan sel telur.
Pembekuan Embrio VS Pembekuan Sel Telur dan Sperma
Menurut Victor, bagi pasangan yang udah menikah atau miliki pasangan, pembekuan embrio lebih baik di bandingkan pembekuan sel telur dan sperma. “Embrionya di bekuin itu paling bagus, di banding bekuin telur mirip bekuin sperma itu belum siap selnya. Di banding embrio yang selnya udah siap,” kata dokter obgin lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.