
6 Fakta Unik Drakor The Trauma Code yang Wajib Diketahui – Drakor The Trauma Code: Heroes on Call belakangan ini menjadi buah bibir. Dalam drakor ini Ju Ji Hoon comeback ke platform Netflix, memerankan karakter dokter jenius tukang tantrum, Baek Kang Hyuk.
Baca juga : Nasib Klub Inggris di Fase Awal Kompetisi Antarklub Eropa
Polahnya yang angkuh tapi kocak, diimbangi oleh suster trampil yang ngegas Cheon Jang Mi (Ha Young) dan dokter muda yang pontang-panting mengejar sang senior, Yang Jae Won (Choo Young Woo). Ketiganya bahu membahu hadapi beraneka kasus darurat di RS HNUH, sekaligus iri dengki dan persaingan kerja dengan para tenaga medis lain. Salah satunya adalah dokter Han Yu Rim (Yoon Kyung Ho) yang senantiasa naik darah sejak awal kedatangan Baek Kang Hyuk, termasuk Hong Jae Hoon (Kim Won Hae) dan Direktur RS Choi Jo Eun (Kim Eui Sung).
Meski sudah banyak drama yang mengangkat genre medis, yang membedakan The Trauma Code: Heroes on Call adalah drakor ini termasuk memasukkan elemen komedi dan aksi yang cukup banyak—seimbang dengan ketegangan yang dihadapi di area operasi.
Ada momen Baek Kang Hyuk bergelantungan di helikopter bak adegan Mission Impossible, atau kebut-kebutan seperti di Fast and Furious—tapi mengfungsikan ambulan.
Tak cuma di didalam cerita, ternyata tersedia beraneka cerita menarik di balik layar drakor ini. Apa saja?
Reuni Ju Ji Hoon dengan Sutradara
Drakor ini adalah ajang reuni bagi sutradara Lee Do Yun dan Ju Ji Hoon. Diwartakan Korea JoongAng Daily, Keduanya pertama kali bersua didalam film pertama sang sineas, Confession (2014).
Uniknya, The Trauma Code: Heroes on Call tak cuma menjadi reuni keduanya–tapi termasuk debut Lee Do Yun menyutradarai drama. Artinya, ini Ju Ji Hoon adalah kolaborator sang sutradara didalam debut film sekaligus drakor.
Lee Do Yun Diajak Ju Ji Hoon
Sutradara Lee Do Yun mengakui bahwa sebelum bergabung didalam drakor ini, ia hadapi era galau didalam kariernya. “Saat itulah Ju Ji Hoon menghubungiku, menganjurkan sehingga kami bekerja mirip didalam proyek ini.”
Lee Do Yun mengaku awalnya ragu, selanjutnya bersedia menyutradarai drakor ini. Apalagi ia memandang satu kemiripan pada Baek Kang Hyuk dan Ju Ji Hoon.
“Begitu mereka memutuskan jalan mana yang benar untuk ditempuh, mereka melangkah maju tanpa ragu-ragu, menghilangkan semua kendala di jalan mereka,” kata sang sutradara, mengomentari Baek Kang Hyuk dan Ju Ji Hoon.
Soal Adegan Operasi
Sutradara Lee Do Yun mengutamakan petingnya realisme didalam adegan-adegan di area operasi. Karena itu, ia memilih untuk mengfungsikan prostetik yang didesain secara detail–alih-alih mengfungsikan CGI. Namun perihal ini rupanya makan berimbas terhadap biaya produksi.
“Kami memfilmkan adegan operasi mengfungsikan model realistis, bukan CGI, yang menghabiskan beberapa besar anggaran,”tutur Lee Do Yun, diwartakan The Chosun Daily.
Syuting di Maroko
Tak cuma adegan operasi, porsi laga didalam drakor ini termasuk makan biaya besar. Mulai dari syuting tiga pekan di Maroko, hingga mengfungsikan syuting adegan penyelamatan dengan mengfungsikan helikopter.
“Kami mengfungsikan peralatan yang belum dulu kulihat sebelumnya, dan mobilisasi kru yang jumlahnya amat besar. Aku amat bangga dengan apa yang sudah kami capai, mengingat kerja keras kami didalam adegan-adegan itu,” kata Lee Do Yun, diwartakan The Korea Times.
Adegan Ngebor Kepala
Sutradara menyebut pihaknya sesungguhnya berkonsultasi dengan banyak tenaga medis untuk menghadirkan drakor ini. Termasuk tim operasi trauma berat di RS Universitas Wanita Ewha, dan termasuk dokter lainnya.
Salah satu adegan yang dikonsultasikan, adalah sementara Baek Kang Hyuk perlu mengebor kepala seorang pasien dengan alat darurat di helikopter. Tim drama rupanya sempat kuatir dengan adegan ini, dikarenakan takut diakui berlebihan.
“Ada beberapa anggota yang menyebabkan pertanyaan, seperti tentang mengebor kepala seseorang di helikopter. Tetapi dokter konsultan berikan sadar kami, bahwa apa pun sanggup berlangsung didalam keadaan darurat di dunia nyata. Kami ingin memperlihatkan dengan memastikan bahwa Baek Kang Hyuk akan melakukan apa pun untuk menyelamatkan nyawa seseorang,” kata sutradara Lee Do Yun didalam konferensi pers, diwartakan The Korea Times.
Dokter Lee Guk Jong
Ju Ji Hoon menyebut tokoh kedokteran terkemuka di Korsel, Lee Guk Jong, menjadi referensinya didalam menghidupkan karakter Baek Kang Hyuk. Di sisi lain, webtoon asli yang menjadi dasar drakor ini termasuk terinspirasi sosok Lee Guk Jong asli.
“Aku memirsa film dokumenter tentang Profesor Lee. Melalui film itu, aku sanggup merasakan niat karakterku yang melakukan apa pun demi menyelamatkan pasiem, tak butuh yang lain. Secara tidak langsung, aku sanggup merasakan dedikasi dan prinsip sang profesor melalui film dokumenter tersebut, dan itu amat menunjang saya,” ujar Ju Ji Hoon, dilansir dari The Korea Herald.
Lee Guk Jong sendiri adalah dokter ternama yang merupakan pakar penanganan kasus-kasus trauma. Diwartakan Korea JoongAng Daily, sang dokter berperan perlu didalam mendorong pemerintah mendirikan pusat trauma di tempat tinggal sakit di semua negeri terhadap 2011. Ia termasuk dikenal publik sehabis sukses menyelamatkan kapten kapal yang terluka sehabis ditembak perompak Somalia.